_ Senin, 30 Maret 2009 Edisi 12 Th 3 |    Edisi 8 Th 3 |    Edisi 7 Th 3 |    
   Search Artikel

Topik Edisi 8 Th 3 "Situ Gintung: Aprarat Selalu Lempar Tanggungjawab." Topik Edisi 7 Th 3 "Gaji Anggota DPR Besar, Masih Saja Korupsi", Topik Edisi 6 Th 3 minggu lalu, "Kemungkinan Rusuh Setelah Pemiliu Legeslatif", *** Pejabat kesehatan Meksiko mengatakan tanda-tanda bahwa virus yang menyebabkan flu babi sedang menyebar, dan usaha pemerintah untuk menghentikan penyebaran tersebut tidak berhasil.

 

Flu Babi Menyebar di Meksiko

Para pejabat kesehatan di Meksiko mengatakan ada tanda-tanda bahwa virus yang menyebabkan flu babi sedang menyebar, dan usaha-usaha pemerintah untuk menghentikan penyebaran tersebut tidak berhasil.

Para pejabat mengatakan kasus-kasus awal penyakit itu di Meksiko terbatas di bagian tengah negara itu. Tetapi sekarang ada kasus-kasus lain dilaporkan di seluruh negara itu.

Ada keprihatinan bahwa kota-kota besar di perbatasan, seperti Juarez, dimana orang tinggal berdesak-desakan di daerah-daerah miskin, akan mudah terserang wabah flu tersebut. Para pejabat mendesak orang-orang agar segera mengusahakan pengobatan jika mereka mengalami gejala flu parah. Demikian dilaporkan VoA (Voice of Amerika), Senin (28/04/2009).


Dubes AS: "Bukan Hanya Berita Buruk dari Solo yang Didengar"

Walikota Solo Joko Widodo menjajagi kerjasama dengan Amerika Serikat (AS) dalam hal pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan. Tawaran Jokowi disampaikan pada pertemuan dengan Duta Besar AS untuk Indonesia, Cameron R Hume, Minggu (26/4).

Dalam kunjungannya ke Solo rombongan kedutaan besar AS meninjau pelbagai kegiatan centra perdagangan industri kecil terpadu Pasar Klitikan Notoharjo, Pasar Gading dan pembangunan rumah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kratonan, Serengan.

"Saya undang Duta Besar AS ke Solo untuk memperlihatkan hasil pembangunan ekonomi Kota Solo yang berbasis kerakyatan. Dengan memperlihatkan hasil pembangunan Kota Solo, diharapkan bisa mengangkat citra perekonomian Solo. Melalui kunjungan ini, saya berharap menjadi pintu gerbang untuk memangun kerjasa ke depan. Saya berharap kalangan dunia usaha di AS mau menanamkan investasi di Kota Solo," ujar Jokowi.

Duta Besar AS Cameron Hume menyambut positif langkah konstruktif yang dilakukan Walikota Surakarta itu. "Setelah mendengarkan penjelasan Mr Joko, saya banyak belajar bagaimana penataan perekonomian Solo. Ternyata pemerintah Solo memberikan fasilitas gratis pada pedagang. Berita-berita baik seperti ini yang ingin saya dengar, bukan berita kekerasan dan berita buruk lainnya di masa lalu," katanya (Th/Jhn-Koresponden Solo-Raya)

----------------------------------------------------

Arsip Panorama

 



Situ Gintung: Aparat Selalu Lempar Tanggungjawab
Bencana tak terduga terjadi diujung pesta pergantian anggota legeslatif dan pemilihan kepala negara tiba. Air bah yang berasal dari waduk Situ Gintung, melumatkan seluruh bangunan di sekitar waduk, Kamis dini hari. Seluruh bangunan lantak tak berbekas. Ratusan jiwa diperkirakan tewas dan puluhan dirawat di rumah sakit. Ketika petaka tiba, para pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Tanggerang, Banten, cucitangan. Tak satupun pejabat yang mengaku bertanggungjawab, tidak juga Ditjen Sumber Daya Air (SDA) dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI. Tapi giliran menagih pajak pengelolaan kawasan wisata dan pajak bumi dan bangunan, mereka getol menagih setoran retibrusi.




Bom Tenggelamkan Rainbow Warrior
Kapal layar berwarna biru dengan simbul burung merpati putih yang di paruhnya terselip tunas daun zaitun –lambang perdamaian– tiba-tiba bergoncang hebat. Padahal lautan di sekitar zone damai Waitemata Auckland tidak sedang diterjang badai. Apa gerangan yang terjadi sehingga kapal berbobot mati 555 ton dengan panjang 55.20 m, tersungkur ke dalam lautan. Adakah kerusakan fatal hingga kapal buatan tahun 1987 dengan call sign PC 8024 buatan Amsterdam, Netherlands, Belanda temggelam, pada Juli 1985.




Jangan Sampai Obong-Obongan Terulang di Solo
Forum Guru Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengingatkan keprihatinannya yang mendalam dalam menyikapi ruislag lahan dan bangunan bersejarah Benteng Vastenburg di jantung Kota Solo dengan bangunan markas Brigade Infantry VI – Trisakti Baladaya di Palur, sewaktu Soeharto berkuasa. Yang pantas disesalkan saat ini yaitu, kepemilikan benda cagar budaya telah berpindah tangan pada peroarangan, Benteng Vastenburg bukan dimiliki negara lagi




Problema Hukum Penghitungan Suara
Tahapan pemilu sedang dalam proses pemungutan dan penghitungan suara. Ada banyak isu menarik di dalam proses ini. Sebut saja isu yang berkait dengan peng-hitungan suara dan surat suara yang tertukar, yang mempunyai implikasi pada potensi dirugikannya calon legislatif sehingga harus ada pemungutan ulang suara.




Direktur Ditjen SDA dan Menteri PU, Saya Mundur
Andai saja saya sebagai Direktur Jenderal Sungai, Danau dan Waduk, bukan lagi persoalan jebolnya tanggul Situ Gintung yang harus saya sesali. Tetapi kurang tanggapnya jajaran birokrasi dalam instansi saya lah yang akan saya babat habis. Mereka tidak hanya teledor, tetapi telah dengan sengaja membiarkan kondisi waduk buatan Belanda tahun 1933 tak terawat dan berakibat fatal.

Keteledoran para Deputi dan Direktur yang membawahi pekerjaan dan perawatan Daerah Aliran Sungai dan Danau sudah seharusnya bertanggung jawab penuh atas musibah yang terjadi itu. Setidaknya saya sebagai Direktur Sungai, Danau dan Waduk Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) akan mengajukan surat pengunduran diri sebagai Direktur SDA, sebelum warga masyarakat melakukan gugatan class action.

Sebab dipundak sayalah sebenarnya petaka Situ Gintung menjadi tanggungjawab jabatan saya sebagai Ditjen SDA. Kenapa? Sebab, selain memakan korban nyawa, saya sebagai Ditjen SDA tidak banyak berbuat banyak sebelum peristiwa itu terjadi. Coba saja jauh hari saya sebagai Ditjen SDA, dengan tegas memberlakukan peraturan undang-undang yang mengatur tata-ruang bangunan disekitar waduk, pasti tragedi Situ Gintung tak bakalan terjadi. Saya paham persis aturan tentang jarak hunian dari bangunan waduk harus berada di luar area 200 m sekitar bangunan waduk. Siapapun dilarang didirikan fasilitas pemukiman dan keperluan lain selain bagunan peruntukan bagi pengawasan waduk.

Tidaklah berlebihan bila saya sebagai Ditjen SDA dan aparat Pekeruaan Umum yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air wilayah Kabupaten Tanggerang pantas mengakui lalai terhadap pekerjaan yang menjadi tanggungjawab kami. Andai saja staf saya di lingkungan Ditjen SDA dulu tanggap terhadap masukan para ahli maupun masyarakat mengenai tanda-tanda akan jebolnya waduk Situ Gintung, saya yakin bencana itu tidak akan terjadi. Tetapi peringatan itu tak kami gubris. Sebagai Direktur, saya pantas bertanggung jawab, karena lalai dan teledor sehingga menyebabkan banyak warga telah kehilangan nyawa. "Saya minta maaf dan dengan ini saya akan menggundurkan diri sebagai Direktur."

Nah sikap perwira itulah sebenarnya yang diharap-harapkan keluar dari mulut Direktur SDA dan Menteri PU. Jangankan mau mundur dari jabatan, mengucapkan permintaan maaf saja tak pernah terdengar kata itu. Tak ada kata, permintaan maaf. Tak juga ikut mengucapkan rasa belasungkawa secara terbuka. Apalagi berkata, "Saya mundur dari jabatan menteri."

(Eddy/freelance journalist pernah tinggal di Situ Gintung)


Masih Percayakah dengan Caleg Pilihan Anda?
Jer basuki mowo beo (segala sesuatu perlu beaya), itulah pepatah lama yang kini diyakini para calon anggota legeslatif (Caleg). Bila Anda menginginkan sesuatu, tak dapat dipungkiri harus berani mengeluarkan biaya. Itulah sebabnya, para Caleg di tingkat nasional, provinsi atau kabupaten/kota, harus “rela” mengeluarkan dana ratusan hingga miliaran untuk meraih ambisi pribadi, golongan, dan kerabat/handai tolan agar memperoleh kedudukan sebagai anggota dewan.
















 

 

Tarian Kucing Sekarat Akibat Merkuri
Semua orang yang pernah belajar di bangku Sekolah Menengah Atas pastilah mengerti Merkuri yang dilambangkan sebagai Hg alias Hydragyrum yang berarti air perak. Bagi ibu-ibu di jaman baheula, yang sering mengalami panci alumunium bocor, pastilah akan minta pertolongan pada tukang patri untuk menembelnya. Nah salah satu bahan agar timbal meleleh agar dapat digunakan menembel dipakailah mercuri. Tetapi tahukah Anda bila merkuri juga dapat menyebabkan seseorang sekarat?
Beda Pendapat Tak Perlu Diadili
Kasus peradilan mantan kontributor Metro TV Upi Asmaradhana di Pengadilan Negeri Makassar, menjadi perbincangan banyak kalangan di tingkat regional,nasional, bahkan internasional. Tim lawyer dari Australia yang dipimpin JimNolan, juga organisasi Federasi Jurnalis Internasional (IFJ) yang bermarkas di Brussels, ikut memonitor persidangan Upi dari jauh.


 

 

Jurnalist tabloidkampus.com dilarang menerima imbalan dalam bentuk apapun. Tabloidkampus.com menerima tulisan opini, pengalaman berpetualang dan cerita pendek. Kirimkan naskah tulisan Anda ke redaksi@tabloidkampus.com. TATBLOIDKAMPUA.COM MINTA MAAF ATAS KETERLAMBATAN PEMUATAN BERITA KARENA PERUBAHAN MANAGEMEN BARU. KAMI AKAN TERBIT KEMBALI AWAL APRIL 2010 DENGAN LUGAS GAYA MAHASISWA
Copyright by IMSS 2006